Posts

Ketika hidup terasa hambar

Ketika hidup terasa hambar, ada apa gerangan yang telah terjadi. Kenapa tidak kau cegah dengan aktivitas produktif dan kreatif? Usia yang sudah merangkak naik bisa menyebabkan tingkat sensitivitasmu meningkat. Di mana diri spiritualmu ketika hidupmu sedang hambar? Berserah diri kepada Allah adalah jalan satu-satunya yang bisa kau tempuh ketika hidupmu terasa hambar. Serahkan semua yang ada padamu sepenuhnya kepada Allah SWT. Put your trust to Allah fully. Never loose trust in Allah no matter what's happen to you. Rasa hambar kembalikan kepada Sang Maha Pemberi Rasa. Jangan bangga kalau kamu pernah mengalami rasa mak nyes di waktu-waktu lalu karena Allah berkuasa penuh untuk mendatangkan rasa-rasa yang sebaliknya. Relakah kamu ketika didatangkan kepadamu, ketika dihidangkan kepadamu rasa-rasa yang tidak kau harap kehadirannya? Jangan kau pandang rasanya, tapi pandanglah siapa yang berada di balik rasa itu. Siapa? Mak jleb!

Khilafah tugas bukan tanpa perlengkapan

Khilafah secara umum, adalah yang diemban oleh setiap orang Islam sebagai tugas yang tadinya ditawarkan kepada selain manusia, tapi tidak disanggupi. Manusia sanggup. Dalam kondisi dua kutub, manusia dalam mengemban amanat ini mengalami dinamika. Tugas dijalankan lebih menyerupai seni. Tingkat keberhasilan bervariasi, bahkan ada yang bisa dikatakan gagal. Untungnya Tuhan membekali manusia dengan surat Al Fatihah, yang salah satu ayatnya sungguh dahsyat, yakni yang berisi doa agar si manusia bisa senantiasa ditolong Tuhan untuk bisa Istiqomah, yakni ihdina shirootol mustaqiim, ya Tuhan tunjukkanlah tuntunlah kami agar  selalu berada di jalan orang-orang yang Istiqamah. Doa ini sungguh dahsyat kalau membacanya dengan disadari. Namun kebanyakan orang ketika membaca doa ini dalam sholat-sholat mereka hanya secara kebiasaan, membeo, sehingga makna yang dahsyat tidak membekas sedikitpun di benak, maupun di qolb orang. Ini menjadi tantangan. Harus ada tekat agar ketika membaca doa ini d...

Kalau bisa visioner

Kalau bisa visioner, gaduh terkait hubungan sesama, baik dalam skala kecil sekecil keluarga atau pertemanan maupun skala besar setingkat negara atau dunia, bisa diminimalkan. Visioner artinya bisa melihat dengan jelas dampak buruk yang akan terjadi atas tindakan yang akan diputuskan saat ini. Kebanyakan manusia tidak atau belum mencapai level visioner. Mereka kebanyakan didorong oleh kepentingan sesaat dan keuntungan sesaat. Terlebih kalau ada pimpinan yang visioner, tentu level skala cakupan pengaruh dampak baiknya bisa mencapai khalayak yang makin luas. Salah satu usaha agar orang bisa visioner adalah dengan awakening the heart, menghidupkan hati. Umumnya hati orang dewasa makin lama makin terlapisi kerak-kerak urusan dunia sehingga hati menjadi semakin mati, tidur atau disfungsi. Cara sufi merupakan metodologi untuk membangunkan hati sehingga lama-lama terbangun kedekatan dengan Allah SWT yang semakin dekat. Hati menjadi berfungsi normal kembali sehingga mudah menerima ilmu-ilmu l...

Kalau down sebenarnya seperti itu itu saja

Tidak ada yang beda secara esensial. Kalau sedang turun, kau mungkin merasakan kondisi serba tidak mengenakkan. Sebel tanpa alasan. Sensitif terhadap rangsangan yang biasa saja. Mudah terpancing emosi. Dan lainnya. Penyebabnya tentu harus segera kau temukan agar kau tidak berlama-lama dalam kondisi turun. Mungkin bisa kau pandang kau 🐼 ng wajah kekasihmu sejenak sehingga kau akan bisa segera mudah untuk tersenyum kembali. Kekasih hatimu dalam masa-masa monyet pun bisa membantu. Pandanglah dia. Engkau pun akan segera tersenyum lega. Kondisi turun segera akan sirna tertutup oleh sinar pancaran dari wajah kekasihmu.

Jaman eksistensial

Antara rendah diri dengan tawadlhu, bedanya apa? Ketika orang berpenyakitan rendah diri, lalu mendapatkan bacaan tentang tawadlhu, dia bisa kesulitan membedakan antara keduanya.  Kesulitan itu bisa berupa kekaburan antara keduanya. Aslinya dia rendah diri tapi akibat pengaruh yang baru dia baca, dia kira itu praktik tawadlhu. 🐜 Untuk itu perlu konsultasi langsung dengan praktisi spiritual/Sufi yang sudah khatam dalam teori dan praktik terkait khasanah hati dan sekitarnya. Kesulitan mengartikulasikan sesuatu yang ada di dalam juga harus diatasi. Ada orang yang berbakat dalam hal ini. Ada yang tidak berbakat. Yang tidak berbakat bisa berlatih. Teknik latihan harus dicari, bisa lewat buku, misalnya buku-buku tentang how to read a book. Bisa juga didapat dari YouTube tentang topik yang sama atau serupa. Bagaimana dengan yang suka eksis, misalnya via media sosial dan media Internet lainnya? Bagaimana mereka bisa selamat dari rasa takabur? Demikian juga bagaimana yang takut ek...

Belum begitu lulus

Caramu memperlakukan orang di sekitarmu dalam kehidupan sehari-hari bisa kau jadikan ukuran apakah kamu sudah ada progres ke arah keberhasilan latihanmu atau belum atau bahkan kamu malah mengalami kemunduran. Kesimpulan sudah dengan mudah bisa kau tarik dari sana. Apapun hasilnya, terimalah dengan syukur. Tuhan telah berkenan mengirim orang untuk menunjukkan status terkinimu via rekaman peristiwa itu. Untuk selanjut, ketika misalnya kamu ternyata masih belum sesuai dengan kriteria ada progres, tetaplah untuk selalu istikomah dalam latihanmu. Intinya terletak di kata kunci itu. Insya Allah, berkah-berkah yang akan masuk selama kamu menjalankan latihan secara istikomah, dengan perkenan Allah SWT, kamu akan menjadi semakin peka dan semakin bisa merasakan bagaimana seharusnya untuk bersikap sebagai seorang muhsinin, dalam kondisi apapun dan dalam menghadapi keadaan bagaimanapun. Tetap semangat dan Jia you!

Allah adalah pemelihara, sahabat, dan kekasih

   Bagi seorang Sufi, Tuhan adalah penjaga, teman, dan kekasih. Seorang Sufi tahu bahwa Tuhan terlibat dalam semua urusan pribadi. Apapun yang terjadi, semua itu sesuai dengan kehendak Tuhan. Anda mungkin menganggap Sufi sebagai orang yang optimis, ceria, bahagia, puas dengan hanya melakukan pekerjaannya, yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja. Sufi melihat melampaui eksternalitas dan yang tampak, dan percaya bahwa ada maksud dan makna di balik semua keadaan. Dia mengembangkan organ kesadaran perseptif yang diperlukan untuk mendapatkan pemahaman tentang makna tersebut.  ‎ ~ dari buku "Beralih ke arah hati" To the Sufi, God is caretaker, friend, and beloved.  The Sufi knows that God is involved in all personal affairs.  Whatever transpires is in accordance with God's wishes.  You may find the Sufi to be optimistic, cheerful, happy, contented with simply going about his or her work, confident that everything will be all right.  The Sufi sees...